Senin, 28 Juni 2021

Proses Penelitian Komunikasi Metode Kualitatif STC Menurut Henry Yanuar

Awal Pemilihan judul penelitian, saya sebenarnya masih bingung mau memakai metode apa. Salah menggunakan metode bisa jadi bumerang bagi saya sendiri. Deadline yang diberikan dosen terus maju hingga sampai ke hari pengumpulan judul. Pada hari pengumpulan judul pun saya masih belum tahu mau membuat judul maupun metode yang akan digunakan. Saat itu muncul ide yang tidak terpikirkan sama sekali, dimana saya langsung menuliskan judul beserta metode yang akan digunakan. Namun hanya 3 judul dan metode yang hanya saja tuliskan dengan ide yang tidak terpikirkan, yang satunya saya  asal buat.

awal mencari referensi judul penelitian
Seminggu kemudian hasil dari empat judul yang saja ajukan akhirnya ada satu judul yang di terima. Awalnya saya sangat khawatir jika satu judul yang asal buat itu yang di terima. Akhirnya saya bisa tenang sedikit karena judul yang terima itu bisa dibilang cukup menantang untuk diselesaikan, karena saya sempat bertanya terlebih dahulu dengan kakak tingkat mengenai metode yang saya gunakan ini. 

“Metode ini jarang sekali digunakan di angkatan kami, ada sih cuma gak banyak yang gunakan,” Ungkapnya.

Ada mudah maupun susah metode yang akan saya gunakan ini. Mudahnya saya bisa langsung bertanya dengan kakak tingkat perihal metode ini. Susahnya sedikit yang mengerti dari metode ini. Sebenarnya saya saat menyukai hal seperti ini, apalagi bisa feedback yang saya dapatkan dari hal yang jarang orang ketahui sangatlah banyak. Kemudian hari, tidak tahu mengapa ada saja yang menghambat saya dalam mengerjakan penelitian ini dimulai dari kegiatan internal maupun ekternal. Hari pun terus berlanjut hingga memasuki hari pengumpulan penelitian. Hal yang sama pun terjadi, saya tergesa-gesa dalam mengerjakannya tanpa memperhatikan setiap petunjuk dan makna dalam penelitian tersebut.

Mengerjakan hal tersebut dengan tergesa-gesa sangat melelahkan bagi saya. Perencanaan yang saya buat sebelumnya hancul total akibat perihal ini. Namun dibalik itu semua ada hal yang didapat yaitu proses dari apa yang saja kerjakan. Penelitian kualitatif ini hanya sebagai tolak ukur kita dalam menguji seberapa paham kita dengan penelitian yang kita buat. 

kartu perpustakaan guna mencari buku sumber penelitian di perpustakaan
Proses pembuatan penelitian Call For Paper ini terbilang tergesa-gesa, dimulai dari mencari inspirasi yang singkat, hanya mencari satu referensi buku penelitian serta minimnya jurnal dan daftar pustaka yang saja jelajahi.

Dalam pembuatan Call For Paper kita harus benar mencari tahu terlebih dahulu apa saja yang mau kita buat. Dibutuhkannya Inspirasi sangat penting dalam proses pembuatan Call For Paper tersebut. Jika kita memulai mencari inspirasi sebanyak mungkin, kita bisa mengetahui pola atau kata awalan yang mau dibuat terlebih dahulu. Judul juga bisa kita dapatkan jika punya inspirasi yang banyak. 

Saya dan teman-teman banyak yang mencari buku yang berkaitan dengan Call For Paper, karena buku penelitian berperan penting dalam proses pembuatan. Kita bisa sedikit mengambil kosakata dari buku penelitian tersebut dengan catatan bukan menyalin yang ada dibuku tersebut. Pemilihan kata yang ada di buku penelitian sangat berpengaruh, salah sedikit saja bisa mengubah makna yang akan kita buat di Call For Paper.

Jurnal dan Daftar pustaka merupakan poin yang harus kita terapkan dalam pembuatan Call For Paper. Sebab dari Jurnal para peneliti, mereka sudah terlebih dahulu menyelesaikan penelitian tersebut. Kita bisa menjadikan itu tolak ukur untuk melihat apakah penelitian yang kita buat itu sudah mendekati kata Benar atau masih butuh perbaikan. Untuk jurnal maupun daftar pustaka yang saya dapatkan sangatlah minim dikarenakan deadline hari pengumpulan yang sudah mendekati. 

Dari ketiga sumber tersebut referensi penelitian yang saya dapatkan sangatlah minim tetapi tidak membuat saya putus asa dalam membuat penelitian Call For Paper. Penelitian yang saya buat selesai pada waktu yang ditetapkan. Tinggal menunggu hasil dari apa yang sudah selama ini saya teliti. Hari dimana hasil pengumuman pun datang. Saya yang merasa dari awal akan mendapatkan nilai standar bahkan dibawah standar. Namun ekspetasi tidak seperti realita, nilai saya terbilang cukup baik.

gambar penelitian yang saya teliti
Kesulitan saya dalam membuat Call For Paper itu sudah saja jelaskan diawal yaitu sedikit yang mengerti dari metode ini. Tapi dari metode yang saya kerjakan ini membuat saya ingin menjadikan metode ini sebagai metode skripsi saya. Cukup menyulitkan, namun ada tantangan yang membuat saya menyukai metode penelitian ini. Sebenarnya semua tugas itu terasa ringan apabila kita memahami metode yang akan diterapkan. Kalau masih belum paham, kita bisa bertanya ke orang yang lebih tahu ataupun mencari di internet. Semua bisa kita lakukan jika kita ada niat dan usaha. Untuk Metode Penelitian Kualitatif ini merupakan contoh mata kuliah harus dipahami untuk kita bisa menyelesaikan tugas akhir kuliah yaitu Skripsi.

Mata kuliah ini mengajarkan kita bagaimana cara awal membuat suatu penelitian, apa saja yang harus dipersiapakn, metode apa yang digunakan. Materi yang diberikan oleh Dosen pun sudah cukup bagus, dengan penjelasan yang tepat membuat kita sebagai para peneliti dimudahkan dalam menjalakan penelitian ini. 

Mata Kuliah Metode Penelitian Kualitatif kekurangnya menurut pribadi saya yaitu kurangnya penjelasan yang dlakukan dosen secara langsung atau tatap muka. Mungkin dikondisi yang sekarang ini sulit untuk menerapkan kuliah tatap muka di pelajaran ini. Walaupun aplikasi penyedia layanan belajar sudah banyak tersedia, namun masih banyak saja para mahasiswa yang cuma membuka aplikasi belajar itu tanpa memperhatikan penjelasan dari dosen tersebut. Padahal hal yang disampaikan oleh dosen itu sangatlah penting karena di mata kuliah ini merupakan bekal awal kita untuk tahap pembuatan skripsi. Jika kita saja dari awal tidak memahami metode penelitian ini, bagaimana kita mau mengerjakan tugas akhir.  Terbilang susah jika tau mau dikerjakan, terbilang mudah jika ada niat dan usaha dari kita sendiri.

Untuk pemahaman dari mata kuliah Metode Penelitan Kualitatif yang dijelaskan oleh dosen sebenarnya cukup mudah untuk dipahami. Namun dikarenakan bahyak hal yang membuat saya melewatkan penjelasan dari dosen tersebut yang membuat saya masih kurang paham dalam mata kuliah ini. Dimulai dari Judul yang akan dibuat. Saya kebanyakan menghabiskan waktu secara sia-sia. Pengerjaan Call For Paper yang minim referensi serta masih mengulang kesalahan yang sama kedua kalinya. Bahkan sikap yang merasa tidak percaya diri terhapa tugas yang telah dikerjakan. Itu semua merupakan rintangan yang harus saya lewati untuk memasuki tahap yang lebih sulit dan akan mengubah sikap menjadi lebih percaya diri terhadapt tugas yang saya buat. Kedepannya saya bakal lebih mempelajari lebih dalam metode penelitian ini, lebih menghargai waktu untuk kegiatan selanjutnya, dan Semoga di mata kuliah yang akan datang saya bersemangat dalam mengerjakan tugas dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sudah saya buat sebelumnya. 


1 komentar

  1. Bagus ceritanya. Selalu semangat dalam melakukan penelitian yaa...

    BalasHapus


EmoticonEmoticon