Senin, 01 November 2021

Cara kreatif belajar sinematografi dari rumah di tengah Covid -19

Cara kreatif belajar sinematografi dari rumah di tengah Covid -19



COVID-19 atau yang biasa kita sebut virus corona sekarang sudah memasuki Indonesia.virus tersebut cepat sekali menular sehingga Negara Indonesia melakukan banyak hal untuk menghentikan Wabah virus tersebut.Akibatnya sekolah dan perguruan tinggi terpaksa diliburkan untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19. Kami para mahasisawa pun diliburkan .Diliburkan bukan berarti kami tidak mendapat materi dari dosen.kuliah kami.kuliah kami diubah menjadi kuliah darling (kuliah jarak jauh).Salah satu Mata kuliah yang menerapkan sistem kuliah darling ialah mata kuliah Sinematografi. Sinematografi ini mata kuliah yang memberikan penjelasan yang komprehensif dan mendasar tentang sinematografi secara umum, dan asas mendasar dalam memahami sebuah film.

Saya mau ngasih tips nih biar kalian gak bosen untuk belajar Sinematografi di rumah
Berikut cara kreatif  menurut saya belajar Sinematografi di rumah antara lain : 


A.Perbanyak membaca Buku

Membaca buku sangatlah bermanfaat.kita dapat menambah pengetahuan dan wawasan dari buku yang kita baca. salah satu nya saya membaca buku "Memahami Film" buku ini sangat bagus kalian baca di saat waktu luang/santai.buku ini bermanfaat bagi kita terutama di bidang perfilman.kalau tidak punya bukunya kalian bisa juga baca di internet tentang dasar-dasar sinematografi.Buku "memahami film" ini sangat bagus untuk kita baca sebab buku banyak menampilkan penjelasan yang menarik untuk dibaca,gambar yang ada dibuku ini pun terbilang bagus dan menarik untuk dilihat.”Kuy baca buku"


B.Perbanyak menonton Film

Wabah C0VID-19 ini membuat kita disuruh #dirumahaja.nah itu lah kesempatan kita untuk menonton film film yang blm kita tonton,tapi jangan hanya nonton aja.Pahami dan pelajari juga tentang film yang kalian tonton itu.dari segi akting,latar,tipuan kamera,pengambilan gambar. metode menonton film bisa juga diterapkan dalam belajar sinematografi.untuk kalian yang malas membaca bisa diterapkan metode menonton film ini.tapi biasakan juga terapkan metode membaca sebab membaca itu sangatlah penting yah walaupun agak membosankan sih (menurut saya) :v

Mungkin itu saya Tips dari saya supaya tidak bosan belajar Sinematografi di rumah semoga Wabah COVID-19 cepat berakhir dan kita semua dapat kembali melaksanakan tugas kita seperti dulu kembali.


Senin, 28 Juni 2021

Proses Penelitian Komunikasi Metode Kualitatif STC Menurut Henry Yanuar

Proses Penelitian Komunikasi Metode Kualitatif STC Menurut Henry Yanuar

Awal Pemilihan judul penelitian, saya sebenarnya masih bingung mau memakai metode apa. Salah menggunakan metode bisa jadi bumerang bagi saya sendiri. Deadline yang diberikan dosen terus maju hingga sampai ke hari pengumpulan judul. Pada hari pengumpulan judul pun saya masih belum tahu mau membuat judul maupun metode yang akan digunakan. Saat itu muncul ide yang tidak terpikirkan sama sekali, dimana saya langsung menuliskan judul beserta metode yang akan digunakan. Namun hanya 3 judul dan metode yang hanya saja tuliskan dengan ide yang tidak terpikirkan, yang satunya saya  asal buat.

awal mencari referensi judul penelitian
Seminggu kemudian hasil dari empat judul yang saja ajukan akhirnya ada satu judul yang di terima. Awalnya saya sangat khawatir jika satu judul yang asal buat itu yang di terima. Akhirnya saya bisa tenang sedikit karena judul yang terima itu bisa dibilang cukup menantang untuk diselesaikan, karena saya sempat bertanya terlebih dahulu dengan kakak tingkat mengenai metode yang saya gunakan ini. 

“Metode ini jarang sekali digunakan di angkatan kami, ada sih cuma gak banyak yang gunakan,” Ungkapnya.

Ada mudah maupun susah metode yang akan saya gunakan ini. Mudahnya saya bisa langsung bertanya dengan kakak tingkat perihal metode ini. Susahnya sedikit yang mengerti dari metode ini. Sebenarnya saya saat menyukai hal seperti ini, apalagi bisa feedback yang saya dapatkan dari hal yang jarang orang ketahui sangatlah banyak. Kemudian hari, tidak tahu mengapa ada saja yang menghambat saya dalam mengerjakan penelitian ini dimulai dari kegiatan internal maupun ekternal. Hari pun terus berlanjut hingga memasuki hari pengumpulan penelitian. Hal yang sama pun terjadi, saya tergesa-gesa dalam mengerjakannya tanpa memperhatikan setiap petunjuk dan makna dalam penelitian tersebut.

Mengerjakan hal tersebut dengan tergesa-gesa sangat melelahkan bagi saya. Perencanaan yang saya buat sebelumnya hancul total akibat perihal ini. Namun dibalik itu semua ada hal yang didapat yaitu proses dari apa yang saja kerjakan. Penelitian kualitatif ini hanya sebagai tolak ukur kita dalam menguji seberapa paham kita dengan penelitian yang kita buat. 

kartu perpustakaan guna mencari buku sumber penelitian di perpustakaan
Proses pembuatan penelitian Call For Paper ini terbilang tergesa-gesa, dimulai dari mencari inspirasi yang singkat, hanya mencari satu referensi buku penelitian serta minimnya jurnal dan daftar pustaka yang saja jelajahi.

Dalam pembuatan Call For Paper kita harus benar mencari tahu terlebih dahulu apa saja yang mau kita buat. Dibutuhkannya Inspirasi sangat penting dalam proses pembuatan Call For Paper tersebut. Jika kita memulai mencari inspirasi sebanyak mungkin, kita bisa mengetahui pola atau kata awalan yang mau dibuat terlebih dahulu. Judul juga bisa kita dapatkan jika punya inspirasi yang banyak. 

Saya dan teman-teman banyak yang mencari buku yang berkaitan dengan Call For Paper, karena buku penelitian berperan penting dalam proses pembuatan. Kita bisa sedikit mengambil kosakata dari buku penelitian tersebut dengan catatan bukan menyalin yang ada dibuku tersebut. Pemilihan kata yang ada di buku penelitian sangat berpengaruh, salah sedikit saja bisa mengubah makna yang akan kita buat di Call For Paper.

Jurnal dan Daftar pustaka merupakan poin yang harus kita terapkan dalam pembuatan Call For Paper. Sebab dari Jurnal para peneliti, mereka sudah terlebih dahulu menyelesaikan penelitian tersebut. Kita bisa menjadikan itu tolak ukur untuk melihat apakah penelitian yang kita buat itu sudah mendekati kata Benar atau masih butuh perbaikan. Untuk jurnal maupun daftar pustaka yang saya dapatkan sangatlah minim dikarenakan deadline hari pengumpulan yang sudah mendekati. 

Dari ketiga sumber tersebut referensi penelitian yang saya dapatkan sangatlah minim tetapi tidak membuat saya putus asa dalam membuat penelitian Call For Paper. Penelitian yang saya buat selesai pada waktu yang ditetapkan. Tinggal menunggu hasil dari apa yang sudah selama ini saya teliti. Hari dimana hasil pengumuman pun datang. Saya yang merasa dari awal akan mendapatkan nilai standar bahkan dibawah standar. Namun ekspetasi tidak seperti realita, nilai saya terbilang cukup baik.

gambar penelitian yang saya teliti
Kesulitan saya dalam membuat Call For Paper itu sudah saja jelaskan diawal yaitu sedikit yang mengerti dari metode ini. Tapi dari metode yang saya kerjakan ini membuat saya ingin menjadikan metode ini sebagai metode skripsi saya. Cukup menyulitkan, namun ada tantangan yang membuat saya menyukai metode penelitian ini. Sebenarnya semua tugas itu terasa ringan apabila kita memahami metode yang akan diterapkan. Kalau masih belum paham, kita bisa bertanya ke orang yang lebih tahu ataupun mencari di internet. Semua bisa kita lakukan jika kita ada niat dan usaha. Untuk Metode Penelitian Kualitatif ini merupakan contoh mata kuliah harus dipahami untuk kita bisa menyelesaikan tugas akhir kuliah yaitu Skripsi.

Mata kuliah ini mengajarkan kita bagaimana cara awal membuat suatu penelitian, apa saja yang harus dipersiapakn, metode apa yang digunakan. Materi yang diberikan oleh Dosen pun sudah cukup bagus, dengan penjelasan yang tepat membuat kita sebagai para peneliti dimudahkan dalam menjalakan penelitian ini. 

Mata Kuliah Metode Penelitian Kualitatif kekurangnya menurut pribadi saya yaitu kurangnya penjelasan yang dlakukan dosen secara langsung atau tatap muka. Mungkin dikondisi yang sekarang ini sulit untuk menerapkan kuliah tatap muka di pelajaran ini. Walaupun aplikasi penyedia layanan belajar sudah banyak tersedia, namun masih banyak saja para mahasiswa yang cuma membuka aplikasi belajar itu tanpa memperhatikan penjelasan dari dosen tersebut. Padahal hal yang disampaikan oleh dosen itu sangatlah penting karena di mata kuliah ini merupakan bekal awal kita untuk tahap pembuatan skripsi. Jika kita saja dari awal tidak memahami metode penelitian ini, bagaimana kita mau mengerjakan tugas akhir.  Terbilang susah jika tau mau dikerjakan, terbilang mudah jika ada niat dan usaha dari kita sendiri.

Untuk pemahaman dari mata kuliah Metode Penelitan Kualitatif yang dijelaskan oleh dosen sebenarnya cukup mudah untuk dipahami. Namun dikarenakan bahyak hal yang membuat saya melewatkan penjelasan dari dosen tersebut yang membuat saya masih kurang paham dalam mata kuliah ini. Dimulai dari Judul yang akan dibuat. Saya kebanyakan menghabiskan waktu secara sia-sia. Pengerjaan Call For Paper yang minim referensi serta masih mengulang kesalahan yang sama kedua kalinya. Bahkan sikap yang merasa tidak percaya diri terhapa tugas yang telah dikerjakan. Itu semua merupakan rintangan yang harus saya lewati untuk memasuki tahap yang lebih sulit dan akan mengubah sikap menjadi lebih percaya diri terhadapt tugas yang saya buat. Kedepannya saya bakal lebih mempelajari lebih dalam metode penelitian ini, lebih menghargai waktu untuk kegiatan selanjutnya, dan Semoga di mata kuliah yang akan datang saya bersemangat dalam mengerjakan tugas dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sudah saya buat sebelumnya. 


Jumat, 23 April 2021

Pengalaman Menjadi Mahasiswa STISIPOL Candradimuka Sejak Semester Awal Sampai Sekarang

Pengalaman Menjadi Mahasiswa STISIPOL Candradimuka Sejak Semester Awal Sampai Sekarang

Opdik 2018
Setelah kelulusan sekolah pada tahun 2018 kemarin. Saya sebenarnya masih bingung untuk menentukan jurusan kuliah yang akan saya pilih. Pada saat itu kakak  merekomendasikan jurusan yang terbaik untuk saya yaitu jurusan Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka Palembang. Menurut kakak jurusan itu sangat rekomen karena sifat saya yang kurang percaya diri saat didepan umum. Setelah saya mendaftar di PMB untuk menjadi Mahasiswa Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka, saya diberitahukan agar mengikuti tahap Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Kegiatan yang diadakan ini terbilang menarik untuk di ikuti sampai akhir. Sebab banyak hal-hal yang tidak terduga di kegiatan seperti di akhir kegiatan sempat terjadi kerusuhan antar panitia yang membuat seluruh peserta dan panitia ketakutan di kegiatan tersebut. Padahal itu hanyalah bohong belaka untuk membuat akhir dari kegiatan PKKMB menjadi lebih meriah. 

Pada Semester II saya dan teman kelas diberikan tugas untuk membuat sebuah acara. Dealine dari pelaksanaan acara ini sangatlah singkat, tetapi kami bisa memaksimalkannya. Acara yang kami buat kemarin adalah Kegiatan Talkshow Komunikasi yang diadakan di Gramedia WORLD Palembang. Acara yang kami selenggarakan ini sangat menguras banyak ide, tenaga, maupun materi. Walaupun masih banyak kekurangan dalam acara ini, namun proses yang kami dapatkan sangalah banyak. 

foto bersama panitia
Mata kuliah yang paling berkesan selama kuliah saya di STISIPOL Candradimuka adalah mata kuliah Pengantar Statistik Sosial dengan dosen pengampu DYAH PUTRI ISLAMY, M.PD. Mata Kuliah ini menurut saya lebih mengarah ke penjabaran matematika yang membuat saya menyukai mata kuliah ini. Materi yang diberikan dosen tersebut lebih mudah dipahami karena setelah diberikan materi, dosen tersebut langsung menyuruh untuk mempraktekkannya.

Laporan Ketua Pelaksana
Pengalaman paling berkesan saya selama kuliah adalah saya menjadi ketua pelaksana Dies Natalis 8 tahun HIMAKOM STISIPOL Candradimuka. Menjadi ketua pelaksana bukan suatu hal yang mudah. Seluruh tanggung jawab ada di saya semua. Banyak pro dan kontra saat proses menjalankan acara tersebut. Dari sini juga saya belajar untuk menjadi seorang pemimpin. Melawan rasa kurang percaya diri saya saat melaporkan seluruh proses acara tersebut di depan umum. “Proses itu lebih penting daripada hasil”


Sabtu, 27 Maret 2021

4 Skripsi Mahasiswa Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka dengan Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif Periode 2015-2020 Keren Menurut Henri Yanuar

4 Skripsi Mahasiswa Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka dengan Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif Periode 2015-2020 Keren Menurut Henri Yanuar

Balik lagi di Kosakataabstak. Udah lama nih gak ngebikin artikel. Kali ini aku mau ngebahas tentang analisis dari skripsi para alumni kampus STISIPOL Candradimuka. Langsung saja dibaca!!!

Baca Juga : Pengalaman Saya Membaca Skripsi di Perpustakaan STISIPOL Candradimuka Palembang

Pertama skripsi ini berjudul “STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN LG MOBILE DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE STUDI KASUS DI PT ERAFONE”  penulis dari Skripsi ini adalah Nila Vista Gusdal mahasiswa Ilmu Komunikasi. Dosen pembimbing dari Skripsi ini adalah Dr. Hj. Lishapsari Prihatini, M.Si dan Dwi Nurul Prihantono, M.I.Kom. Skripsi ini berjumlah 69 halaman. 2017 merupakan tahun pengesahan skripsi tersebut.

Skripsi Strategi Komunikasi

ABSTRAK

Nila Vista Gusdal, 2017. Strategi Komunikasi Pemasaran LG Mobile dalam Membangun Brand Image (Studi Kasus di PT Erafone Palembang Square). di bawah bimbingan Dr. Hj. Lishapsari Prihantini, M.Si dan Dwi Nurul Prihantono, M.I.Kom.

Penelitian ini menggunakan teori Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC) menggunakan 5 strategi pemasaran yaitu (1) pemasaran langsung (2) Promosi penjualan (3) Hubungan Masyarakat (4) Penjualan Personal dan (5) Periklanan. Objek penelitian ini adalah PT Erafone Palembang Square. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan kepustakaan.

Dari analisis ini, diperoleh hasil penelitian menunjukkan bahwa pada teori tersebut yang sangat mempengaruhi adalah Penjualan Personal dimana konsep ini dibangun dengan presentasi penjualan yang merupakan bagian dari strategi komunikasi. Keberhasilan penjualan secara personal ditentukan dari bagaimana promotor memfollow up konsumen. Tidak hanya itu pengetahuan tentang latar belakang produk, mode, warna dan kombinasi produk juga perlu dikuasai oleh seorang promotor sehingga dapat memberikan penjelasan mengenai produk secara mendalam kepada pembeli. Tidak hanya mengetahui tentang produk saja, untuk menunjangnya pun perlu fakta-fakta yang bersangkutan dengan produk mereka karena konsumen pasti ingin mengetahui manfaat dari produk yang akan dibelinya, bukan semata-mata karena tampilan fisik produk itu

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian mengenai Strategi Komunikasi Pemasaran 16 Mobile dalam membangun brand image (studi kasus di PT Erafone Palembang Square). Maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut :

1. Pada pemasaran langsung. Pemasaran yang dilakukan secara langsung oleh PT Erafone telah memiliki loyalitas terhadap konsumen dan kepuasan pelanggan menjadi salah satu prioritas yang diberikan Erafone.

2. Pada promosi penjualan, Promosi penjualan dengan memanfaatkan sebuah merek mampu memberikan tambahan nilai pada suatu produk. Sehingga mudah dikenali oleh konsumen dan memberi kesempatan untuk mengembangkan hubungan yang baik dengan konsumen diharapkan dapat meningkatkan market share yang lebih besar dan menghasilkan keuntungan

3. Pada hubungan masyarakat diperoleh bahwa citra dalam pandangan konsumen sangat penting untuk melakukan strategi pemasaran perusahaan. Citra positif yang terbentuk dalam benak konsumen akan menumbuhkan niat beli konsumen sehingga dapat menciptakan konsumen yang loyal akan produk tersebut. Beberapa konsumen kurang mengetahui adanya support sponsorship dari Erafone. Karena sebuah sponsorship berpotensi dalam pembangunan citra yang lebih kuat daripada iklan sehingga perusahaan khususnya Erafone harus menggunakan teknik khusus yang tepat sesuai dengan jenis sponsor yang digunakan. Kama keberhasilan sponsor tergantung pada pilihan teknik yang tepat.

4. Pada penjualan personal, Keberhasilan penjualan secara personal ditentukan dari bagaimana promotor memfollow up konsumen. Tidak hanya itu pengetahuan tentang latar belakang produk, mode, warna dan kombinasi produk juga perlu dikuasai oleh seorang promotor sehingga dapat memberikan penjelasan mengenai produk secara mendalam kepada pembeli.

4. Pada periklanan, Metode penggunaan media seperti koran, website serta dipasangkan POP (poster promo) yang ditaruh didepan toko mampu menarik minat konsumen, pendekatan yang dilakukan menjadi lebih personal dan juga menjadi lebih dekat dengan target market.

Definisi Operasional

Unsur penelitian yang memberitahukan bagaimana caranya mengukur suatu variable. Suatu defenisi yang diberikan peneliti guna menjelaskan serta mengukur variable dalam sebuah penelitian Definisi operasional yang dilaksanakan pada karakteristik, dapat diamati atau diobservasi dari apa yang didefinisikan atau mengubah konsep yang berupa Ronstruk dengan kata-kata yang menggambarkan perilaku atau gejala yang diamati, serta dapat diuji dan ditentukan kebenarannya oleh orang lain.

Tabel Operasional

Variabel

Dimensi

Indikator

 

 

Strategi Komunikasi Pemasaran LG Mobile Dalam Membangun Brand Image (Studi Kasus di PT

Erafone Palembang Square)

 

1. Pemasaran Langsung

 

Imbalan

 

2. Promosi Penjualan

 

Merek (Brand)

 

3. Hubungan Masyarakat

 

1. Citra

2. Sponsorship

 

4. Penjualan Personal

 

Presentasi penjualan

 

5. Periklanan

 

Media

 

                                                           
Kedua, skripsi ini berjudul “Analisis Wacana Kontroversi Pemberitaan Transportasi Online Versus Transportasi Konvensional” penulis dari Skripsi ini adalah Ernawati mahasiswa Ilmu Komunikasi. Dosen pembimbing dari Skripsi ini Icuk M. Sakir, S.sos, M.Si dan Dra. Lisdiana, M.Si. Skripsi ini berjumlah 66 halaman. 2018 merupakan tahun pengesahan skripsi tersebut.

Skripsi Analisis Wacana
ABSTRAK

Ernawati, 2018, Analisis Wacana (Kontroversi Pemberitaan Transportasi Online
Versus Transportasi Konvensional di Harian Sumatera Expres) dibawah bimbingan Icuk M. Sakir, S.sos, M.Si dan Dra. Lisdiana.
Kontroversi yang terjadi antara transportasi online dan konvensional semakin menjadi seperti yang diberitakan oleh harian Sumatera Ekspres
Penelitian ini  dilakukan untuk menjelaskan bagaimana Harian Sumatera Ekspres mengembangkan wacana kontroversi pemberitaan yang terjadi antara Transportasi Online Versus Transportasi Konvensional disepanjang tahun 2017, yang dimana banyaknya tuntutan diantara dua kelompok ini.
Penelitian ini dilakukan di rumah dengan cara membaca di harian sumatera Ekspress melalui media online atau internet. Adapun penelitian ini dilakukan pada tanggal 20 november 2017 dan di dalam penelitian menggunakan analisis wacana model Thee Van Leeuwen. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang berdasarkan dari jenis sumbernya, ada dua jenis data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder Sumber data primer dan penelitian ini adalah teks yang sesuai dengan persoalan yang diangkat oleh peneliti yaitu teks benta yang berkaitan dengan kontroversi pemberitaan Transportasi online Versus Transportasi Konvensional di harian Sumatera Ekspress edisi 2017 Dalam hal ini peneliti bertindak sebagai pengumpul data. Sedangkan Sumber data sekunder dari penelitian ini adalah sumber-sumber lain untuk melengkapi data penchitian ini. Sumber tersebut dapat terwujud dalam bentuk buku-buku referensi, koran, jurnal/laporan yang relevan dengan objek kajian dan sumber berita lain dalam media lain maupun internet peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriftif. Yang dimana data yang digunakan merupakan data yang tidak terdiri dari angka melainkan berupa pesan-pesan variabel
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Harian Sumatera Ekspres tidak berpihak pada pihak manapun dalam menyajikan pemberitaan tersebut. Beberapa wacana yang muncul sepanjang tahun 2017 menunjukan bahwa sumatera ekspres menyajikan pemberitaan yang bersifat netral.

Kesimpulan

Berdasarkan analisis yang dilakukan peneliti dengan mengunakan model Theo Van Leeuwen pada kontroversi pemberitaan transportasi online vs transportasi konvensional di harian Sumatera Ekspres, dapat disimpulkan beberapa poin, sebagai berikut:
1. Dalam menyajikan pemberitaan, Sumatera Ekspres tetap memegang teguh prinsip, visi dan misi mereka.
2. Dalam memperoleh pemberitaan wartawan Sumatera Ekspres selalu mencari kebenaran tentang berita yang akan di terbitkan.
3. Harian Sumatera Ekspres tidak berpihak pada pihak manapun dalam menyajikan pemberitaan, beberapa wacana yang muncul sepanjang tahun 2017 menunjukan bahwa pemberitaan disajikan dengan apaadanya dan harian Sumatera Ekspres berupaya menyajikan berita yang bersifat netral.
4. Media berperan penting bagi masyarakat, namun dalam masyarakat harus lebih teliti dan cerdas dalam menerima informasi yang di sediakan oleh media tersebut

TABEL OPERASIONAL

Variabel

Dimensi

Indikator

(Kontroversi pemberitaan transportasi online vs transportasi konvensional)

 

 

Ekslusi

Strategi penghilangan atau disembuyikannya aktor atau kelompok dalam pemberitaan :

Pasivasi, Nominalisasi, Pengganti anak kalimat

 

 

 

 

 

 

Inklusi

Strategi Pemarjinalan atau pengucilan aktor atau kelompok dalam pemberitaan

Differensiasi-Indefferensiasi

Objektivasi-Abstraksi

Nominasi-kategorisasi

Nominasi-Identifikasi

Determinasi-Indeterminas

Asimilasi-Individualisasi

Asosiasi-Diasosiasi


Ketiga, skripsi ini berjudul “Analisis Semiotika Representasi Simbol Illuminati Dalam Video Klip G Dragon - Coup D'etat" penulis dari Skripsi ini adalah Haris Widodo mahasiswa Ilmu Komunikasi. Dosen pembimbing dari Skripsi ini adalah Budi Santoso, S.Sos, M.Comn, dan Sumarni Bayu Anita, S.Sos, MA. Skripsi ini berjumlah 68 halaman. 2015 merupakan tahun pengesahan skripsi tersebut

Skripsi Analisis Semiotika

ABSTRAK

Haris Widode 2015 Analisis Semiotika Representasi Simbol llluminati Dalam Video Klip a Dragon - Coup D wat dibawah bimbingan Bapak Budi Santoso, S.Sos, M.Comn dan Ibu Sumarni Bayu Anita, S.Sos, MA.

Fenomena Illuminati atau pemuja setan sebenarnya sudah ada sejak lama. Banyak teori konspirasi yang beredar dan menyebutkan bahwa kelompok atau organisasi rahasia ini berperan besar terhadap apa yang terjadi di dunia ini mengontrol dan memanipulasi adalah salah satu tujuan dari kelompok illuminati, salah satu medianya adalah video klip.

Dewasa ini Indonesia sedang hangat hanyatnya virus hallyu atau korean wave, Dalam hal ini ialah howhand Korea. Salah satu penyanyi yang terkenal saat ini yaitu G Dragon. G Dragon yang merupakan leader dari group boyband Big Bang haru-baru ini meluncurkan album solonya yaitu Coup D'etat. Terkait dengan Illuminati, video klip G Dragon ini terselip simbol Illuminati seperti: all seeing ere hoochinked grand hailing sign of distress, dan lain sebagainya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif berdasarkan model semiotik Roland Barthes berupa sistem yang dibagi menjadi denotasi, konotasi, dan mitos, Tentang bagaimana kemanusiaan (humanin) memaknai hal-hal (Thing).

Data dikumpulkan dengan mengamati adegan-adegan dalam rekaman video Coup D'etar dan mengambil adegan-adegan yang dianggap mampu membuktikan simbol Illuminati dalam video klip tersebut. Unsur-unsur dari video klip coup D'etatdimaknai oleh peneliti dan mendapatkan kesimpulan bahwa simbol-simbol yang ditanamkan dalam video klip Coup D'etat dari miliknya G Dragon merepresentasikan simbol Illuminati.

Hal ini merupakan pertanda yang jelas bahwa tujuan dari kaum Illuminati ialah membentuk tatanan dunia baru (the new world order) dengan menggunakan ideologinya sebagai alat menentang kehendak tuhan dan memperbudak manusia.

Kesimpulan

Video Klip G Dragon yang berjudul coup d’etat merupakan vieo klip bertemakan tentang politik. Yang memiliki pesan moral tentang semua hal baik dan buruk perpolitikan di dunia saat ini. Hal ini lah yang membuat video klip ini juga menarik untuk ditonton. Selain pesan moral tentang politknya yang menarik ialah art director dan akting dari G Dragon yang membuat pesan politiknya tersampaikan. Sehingga setiap orang yang menonton video klip ini pasti akan terpukau.

Ternyata selain tentang politik dalam video klip tersebut. Video klip G Dragon yang berjudul Coup d’etat juga menampilkan tanda yang merumuskan ajaran Iluminati. Berdasarkan hasil penelitian dan perumusan masalah. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa dalam 12 tampilan gambar dalam video klip tersebut mempresentasikan simbol Iluminati yang ditanamkan melalui beberapa scene yaitu: all seeing eye yang memaknai sebagai simbol mata Lucifer, Baphoment (setan) yang merupakan dewa bagi kaum Iluminati, grand Hailing sign of Distress sebagai kode meminta pertolongan. Burung elang yang melambangkan dewa matahari dan keagungan spiritual. Dan matahari sebagai dewa setanik.

Definisi Konsepsional dan Operasional

Abstraksi mengenai fenomena yang merumuskan atas generalisasi dari sejumlah karakteristik kejadian dalam keadaan kelompok atau individu tertentu. Definisi konsepsional dalam penelitian ini yaitu:

1.Representasi berasal dari bahasa Inggris, representation, yang berarti gambaran atau penggambaran. Secara sederhana representasi dapat diartikan sebagai gambaran melalui media.

2.Simbol secara etimologis adalah suatu gagasan tentang objek dimana gagasan tersebut mewakili suatu gagasan. Simbol dapat berupa gambar, bentuk, atau benda yang mewakili suatu gagasan.

3.Video klip ialah potongan gambar dan suara yang  dihubungkan ke dalam sajian. Dengan menggunakan teori semiologi Roland Barthes yaitu penanda, pertanda dan mitos. Sebagai landasan dasar yang dibutuhkan untuk membuktikan maksud simbol Illuminati yang terdapat dalam video klip G

Dragon - Comp D'etar. Sedangkan, definisi operasionalnya ialah proses produksi dalam pembuatan video klip:

a. Bahasa Ritme (Irama)

Video klip memiliki irama, apakah slow beat, fast beat, middle beat yang dapat dirasakan dengan ketukan-ketukan kaki untuk memperoleh tempo yang pas.

b. Bahasa Musikalisasi (Instrumen Musik)

Pembuat video klip atau biasa disebut video clipper haruslah mempunyai sebuah wawasan tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan musik baik itu jenis musik, alat musik, bahkan juga profil band.

c. Bahasa Nada

Aransemen nada dalam video klip perlu didiskusikan dengan penata musiknya selanjutnya nada-nada dirasakan dengan hati.

d. Bahasa Lirik

Seorang video clipper dituntut mempunyai sebuah imajinasi visual terhadap lirik dan lagu walaupun tidaklah harus secara verbal. Tidak semua lirik menggunakan kata-kata lugas, tetapi dapat pula ditunjukkan dengan simbol-simbol tertentu untuk mengungkapkan makna.

Keempat Skripsi ini berjudul “Studi Fenomenologi Penggunaan Baso Palembang dalam Konteks Komunikasi Antar Pribadi di Kota Palembang" penulis dari Skripsi ini adalah Kgs Agus Muslim mahasiswa Ilmu Komunikasi. Dosen pembimbing dari Skripsi ini adalah Budi Santoso, S.Sos.M.Comn dan Junaidi, S.Psi, M.Si. skripsi ini sendiri berjumlah 74 halaman dan disahkan pada tahun 2016

Penulis menerangkan di dalam abstrak tentang 'Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah penggunaan baso palembang dalam konteks komunikasi antar pribadi antara orang tua dan anak. Tujuannya adalah untuk mengetahui penggunaan baso palembang, kebudayaan masyarakat terhadap bahasa asli kota palembang yang selama ini digunakan untuk berkomunikasi adalah bahasa sehari-hari melainkan bukan bahasa aslinya yaitu baso palembang. Key informan dalam penelitian ini adalah keluarga kms. Anwar beck yang berdomisili di bukit, kota pelembang. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan baso palembang itu jarang digunakan karena memang banyak orang palembang tidak mengetahui apa itu baso palembang dan baso palembang adalah baso yang ditujukan oleh anak kepada orang tua dan juga sering dipakai untuk acara mengunduh mantu atau lamar melamar."

Skripsi Fenomenologi
Penulis juga menarik kesimpulan yaitu "Berdasarkan uraian tentang data yang terkumpul dan hasil pengelolaan data yang dipaparkan. Maka didapat suatu kesimpulan penelitian yang mengarah kepada penggunaan baso palembang dalam konteks komunikasi antar pribadi antara orang tua dan anak. Hal ini disebabkan bahwa penggunaan baso palembang ini jarang digunakan dan nyaris punah itu karena memang banyak tidak tahu nya masyarakat kota palembang terhadap penggunaan baso palembang yang diketahui orang itu adalah bahasa jawa akan tetapi bahasa jawa itu memang hampir sama dan ada yang tidak sama juga, dulu baso palembang ini banyak ditemukan di daerah masjid agung karena orang yang tinggal di daerah tersebut banyak orang asli palembang yang menggunakan baso tersebut. Dan dahulu baso ini ditujukan kepada anak saat berbicara kepada anak saat berbicara kepada orang tua karena baso palembang ini merupakan bahasa kesopanan yang memang mesti diajarkan terhadap anak agar sopan santun terhadap orang tua saat berbicara, dan baso palembang ini juga banyak ditemukan dahulu saat mengunduh mantu atau acara lamar melamar. Dan karena baso palembang ini jarang digunakan karena masyarakat kota palembang lebih sering menggunakan bahasa sehari-hari atau bahasa palembang melayu'. 

Fokus penelitian (definisi operasional) skripsi Dalam penulisan skripsi ini terdapat variabel tunggal sebagaimana termuat dalam judul skripsi Penggunaan baso palembang dalam konteks komunikasi antar pribadi orang tua dan anak di kota palembang, Dengan indikator teori komunikasi antarpribadi terdapat tiga tingkatan analisis dalam melakukan prediksi, yaitu kultural, sosiologis dan sikologis Dari skripsi ini kita bisa menilai bahwa penulis ingin mempelajari tentang baso atau bahasa palembang lebih dalam lagi dan ingin memperkenalkan kepada orang lain tentang baso palembang ini sebagaimana seperti sekarang ini bahwa baso palembang ini sudah jarang di gunakan sebagaimana sebelumnya banyak dijumpai di sekitar daerah masjid agung palembang

Itu saja analisis dari 4 skripsi mahasiswa ilmu komunikasi dan jgn lupa untuk terus ikutin perkembangan blog saya kemudian berikan kritik dan saran agar blog saya bisa lebih baik kedepanya.

Jumat, 26 Maret 2021

Pengalaman Saya Membaca Skripsi di Perpustakaan STISIPOL Candradimuka Palembang

Pengalaman Saya Membaca Skripsi di Perpustakaan STISIPOL Candradimuka Palembang

Hallo para blogger, kembali lagi di blogku. Disini aku bakal menceritakan apa saja yang aku dapat selama membaca skripsi di kemarin. Yuk simak!!!

melihat buku skripsi

Awalnya sih agak malas juga disuruh buat baca buku apalagi baca skripsi orang,  Skripsi aku aja gak tau gimana. Masuk ke perpustakaan aja rasanya berat banget, tapi tetap sih aku lakukan. Menurut pendapatku kemarin perpustakaan itu sepi, gak tahu nya ramai juga pengunjungnya. Mungkin karena ada tugas dari Dosen aja makanya ramai :v

foto perpus sebelum diambil

Masuk ke perpustakaan tesebut aku belum mencari skripsi para alumni, sedangkan teman-temanku sudah disibuk sendiri. Aku juga bingung apa yang mau cari. Setelah itu aku baru ingat “kan ada penjelasan apa saja yang diberikan dosen tersebut” baru lah aku mencari skripsi yang sesuai dengan penjelasan tadi. Aku di hari pertama keperpustakaan awalnya mau langsung buat tugas tersebut, akan tetapi mengingat waktu yang sudah siang aku pun memutuskan untuk memfoto saja bagian-bagian penting di skripsi tersebut dan mengerjakan dirumah saja. Waktu mau keluar dari perpustakaan aku ke ingat bahwa disuruh juga berfoto dengan kartu perpustakaan. Mengingat itu aku pun langsung membuat kartu perpustakaaan. Udah hampir selesai gak tahu nya disuruh pake foto. Yah mau gak mau besok ngambil kartu perpustakaannya. Sebelum keluar dari ruangan temenku ini ada aja, “hen besok ambilkan kartu perpustakaan aku yah,” ucap teman henri.  Ysdh aku pun mau mengambilkannya besok.


skripsi alumni
Keesokan hari nya aku langsung keperpustakaan untuk mengambil kartuku dan punya temanku. Pada hari itu aku niatannya mau menyelesaikan tugas tersebut diperpustakaan tapi kenyataanya tidak pernah sesuai. Ada aja penghalang yang buat jadi kacau. Tapi sesampai pulang dari rumah semua tugas tersebut aku selesaikan dengan baik dan gak tahu benar :v
Itu saja pengalaman aku saat membaca skripsi diperpustakaan dan jangan lupa untuk terus menulis walaupun tulisan kalian masih abstrak tapi tetap ingat “kosakata yang benar itu berawal dari kosakata abstrak penuh imajinasi.”