Sabtu, 27 Maret 2021

4 Skripsi Mahasiswa Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka dengan Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif Periode 2015-2020 Keren Menurut Henri Yanuar

Balik lagi di Kosakataabstak. Udah lama nih gak ngebikin artikel. Kali ini aku mau ngebahas tentang analisis dari skripsi para alumni kampus STISIPOL Candradimuka. Langsung saja dibaca!!!

Baca Juga : Pengalaman Saya Membaca Skripsi di Perpustakaan STISIPOL Candradimuka Palembang

Pertama skripsi ini berjudul “STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN LG MOBILE DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE STUDI KASUS DI PT ERAFONE”  penulis dari Skripsi ini adalah Nila Vista Gusdal mahasiswa Ilmu Komunikasi. Dosen pembimbing dari Skripsi ini adalah Dr. Hj. Lishapsari Prihatini, M.Si dan Dwi Nurul Prihantono, M.I.Kom. Skripsi ini berjumlah 69 halaman. 2017 merupakan tahun pengesahan skripsi tersebut.

Skripsi Strategi Komunikasi

ABSTRAK

Nila Vista Gusdal, 2017. Strategi Komunikasi Pemasaran LG Mobile dalam Membangun Brand Image (Studi Kasus di PT Erafone Palembang Square). di bawah bimbingan Dr. Hj. Lishapsari Prihantini, M.Si dan Dwi Nurul Prihantono, M.I.Kom.

Penelitian ini menggunakan teori Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC) menggunakan 5 strategi pemasaran yaitu (1) pemasaran langsung (2) Promosi penjualan (3) Hubungan Masyarakat (4) Penjualan Personal dan (5) Periklanan. Objek penelitian ini adalah PT Erafone Palembang Square. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan kepustakaan.

Dari analisis ini, diperoleh hasil penelitian menunjukkan bahwa pada teori tersebut yang sangat mempengaruhi adalah Penjualan Personal dimana konsep ini dibangun dengan presentasi penjualan yang merupakan bagian dari strategi komunikasi. Keberhasilan penjualan secara personal ditentukan dari bagaimana promotor memfollow up konsumen. Tidak hanya itu pengetahuan tentang latar belakang produk, mode, warna dan kombinasi produk juga perlu dikuasai oleh seorang promotor sehingga dapat memberikan penjelasan mengenai produk secara mendalam kepada pembeli. Tidak hanya mengetahui tentang produk saja, untuk menunjangnya pun perlu fakta-fakta yang bersangkutan dengan produk mereka karena konsumen pasti ingin mengetahui manfaat dari produk yang akan dibelinya, bukan semata-mata karena tampilan fisik produk itu

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian mengenai Strategi Komunikasi Pemasaran 16 Mobile dalam membangun brand image (studi kasus di PT Erafone Palembang Square). Maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut :

1. Pada pemasaran langsung. Pemasaran yang dilakukan secara langsung oleh PT Erafone telah memiliki loyalitas terhadap konsumen dan kepuasan pelanggan menjadi salah satu prioritas yang diberikan Erafone.

2. Pada promosi penjualan, Promosi penjualan dengan memanfaatkan sebuah merek mampu memberikan tambahan nilai pada suatu produk. Sehingga mudah dikenali oleh konsumen dan memberi kesempatan untuk mengembangkan hubungan yang baik dengan konsumen diharapkan dapat meningkatkan market share yang lebih besar dan menghasilkan keuntungan

3. Pada hubungan masyarakat diperoleh bahwa citra dalam pandangan konsumen sangat penting untuk melakukan strategi pemasaran perusahaan. Citra positif yang terbentuk dalam benak konsumen akan menumbuhkan niat beli konsumen sehingga dapat menciptakan konsumen yang loyal akan produk tersebut. Beberapa konsumen kurang mengetahui adanya support sponsorship dari Erafone. Karena sebuah sponsorship berpotensi dalam pembangunan citra yang lebih kuat daripada iklan sehingga perusahaan khususnya Erafone harus menggunakan teknik khusus yang tepat sesuai dengan jenis sponsor yang digunakan. Kama keberhasilan sponsor tergantung pada pilihan teknik yang tepat.

4. Pada penjualan personal, Keberhasilan penjualan secara personal ditentukan dari bagaimana promotor memfollow up konsumen. Tidak hanya itu pengetahuan tentang latar belakang produk, mode, warna dan kombinasi produk juga perlu dikuasai oleh seorang promotor sehingga dapat memberikan penjelasan mengenai produk secara mendalam kepada pembeli.

4. Pada periklanan, Metode penggunaan media seperti koran, website serta dipasangkan POP (poster promo) yang ditaruh didepan toko mampu menarik minat konsumen, pendekatan yang dilakukan menjadi lebih personal dan juga menjadi lebih dekat dengan target market.

Definisi Operasional

Unsur penelitian yang memberitahukan bagaimana caranya mengukur suatu variable. Suatu defenisi yang diberikan peneliti guna menjelaskan serta mengukur variable dalam sebuah penelitian Definisi operasional yang dilaksanakan pada karakteristik, dapat diamati atau diobservasi dari apa yang didefinisikan atau mengubah konsep yang berupa Ronstruk dengan kata-kata yang menggambarkan perilaku atau gejala yang diamati, serta dapat diuji dan ditentukan kebenarannya oleh orang lain.

Tabel Operasional

Variabel

Dimensi

Indikator

 

 

Strategi Komunikasi Pemasaran LG Mobile Dalam Membangun Brand Image (Studi Kasus di PT

Erafone Palembang Square)

 

1. Pemasaran Langsung

 

Imbalan

 

2. Promosi Penjualan

 

Merek (Brand)

 

3. Hubungan Masyarakat

 

1. Citra

2. Sponsorship

 

4. Penjualan Personal

 

Presentasi penjualan

 

5. Periklanan

 

Media

 

                                                           
Kedua, skripsi ini berjudul “Analisis Wacana Kontroversi Pemberitaan Transportasi Online Versus Transportasi Konvensional” penulis dari Skripsi ini adalah Ernawati mahasiswa Ilmu Komunikasi. Dosen pembimbing dari Skripsi ini Icuk M. Sakir, S.sos, M.Si dan Dra. Lisdiana, M.Si. Skripsi ini berjumlah 66 halaman. 2018 merupakan tahun pengesahan skripsi tersebut.

Skripsi Analisis Wacana
ABSTRAK

Ernawati, 2018, Analisis Wacana (Kontroversi Pemberitaan Transportasi Online
Versus Transportasi Konvensional di Harian Sumatera Expres) dibawah bimbingan Icuk M. Sakir, S.sos, M.Si dan Dra. Lisdiana.
Kontroversi yang terjadi antara transportasi online dan konvensional semakin menjadi seperti yang diberitakan oleh harian Sumatera Ekspres
Penelitian ini  dilakukan untuk menjelaskan bagaimana Harian Sumatera Ekspres mengembangkan wacana kontroversi pemberitaan yang terjadi antara Transportasi Online Versus Transportasi Konvensional disepanjang tahun 2017, yang dimana banyaknya tuntutan diantara dua kelompok ini.
Penelitian ini dilakukan di rumah dengan cara membaca di harian sumatera Ekspress melalui media online atau internet. Adapun penelitian ini dilakukan pada tanggal 20 november 2017 dan di dalam penelitian menggunakan analisis wacana model Thee Van Leeuwen. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang berdasarkan dari jenis sumbernya, ada dua jenis data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder Sumber data primer dan penelitian ini adalah teks yang sesuai dengan persoalan yang diangkat oleh peneliti yaitu teks benta yang berkaitan dengan kontroversi pemberitaan Transportasi online Versus Transportasi Konvensional di harian Sumatera Ekspress edisi 2017 Dalam hal ini peneliti bertindak sebagai pengumpul data. Sedangkan Sumber data sekunder dari penelitian ini adalah sumber-sumber lain untuk melengkapi data penchitian ini. Sumber tersebut dapat terwujud dalam bentuk buku-buku referensi, koran, jurnal/laporan yang relevan dengan objek kajian dan sumber berita lain dalam media lain maupun internet peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriftif. Yang dimana data yang digunakan merupakan data yang tidak terdiri dari angka melainkan berupa pesan-pesan variabel
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Harian Sumatera Ekspres tidak berpihak pada pihak manapun dalam menyajikan pemberitaan tersebut. Beberapa wacana yang muncul sepanjang tahun 2017 menunjukan bahwa sumatera ekspres menyajikan pemberitaan yang bersifat netral.

Kesimpulan

Berdasarkan analisis yang dilakukan peneliti dengan mengunakan model Theo Van Leeuwen pada kontroversi pemberitaan transportasi online vs transportasi konvensional di harian Sumatera Ekspres, dapat disimpulkan beberapa poin, sebagai berikut:
1. Dalam menyajikan pemberitaan, Sumatera Ekspres tetap memegang teguh prinsip, visi dan misi mereka.
2. Dalam memperoleh pemberitaan wartawan Sumatera Ekspres selalu mencari kebenaran tentang berita yang akan di terbitkan.
3. Harian Sumatera Ekspres tidak berpihak pada pihak manapun dalam menyajikan pemberitaan, beberapa wacana yang muncul sepanjang tahun 2017 menunjukan bahwa pemberitaan disajikan dengan apaadanya dan harian Sumatera Ekspres berupaya menyajikan berita yang bersifat netral.
4. Media berperan penting bagi masyarakat, namun dalam masyarakat harus lebih teliti dan cerdas dalam menerima informasi yang di sediakan oleh media tersebut

TABEL OPERASIONAL

Variabel

Dimensi

Indikator

(Kontroversi pemberitaan transportasi online vs transportasi konvensional)

 

 

Ekslusi

Strategi penghilangan atau disembuyikannya aktor atau kelompok dalam pemberitaan :

Pasivasi, Nominalisasi, Pengganti anak kalimat

 

 

 

 

 

 

Inklusi

Strategi Pemarjinalan atau pengucilan aktor atau kelompok dalam pemberitaan

Differensiasi-Indefferensiasi

Objektivasi-Abstraksi

Nominasi-kategorisasi

Nominasi-Identifikasi

Determinasi-Indeterminas

Asimilasi-Individualisasi

Asosiasi-Diasosiasi


Ketiga, skripsi ini berjudul “Analisis Semiotika Representasi Simbol Illuminati Dalam Video Klip G Dragon - Coup D'etat" penulis dari Skripsi ini adalah Haris Widodo mahasiswa Ilmu Komunikasi. Dosen pembimbing dari Skripsi ini adalah Budi Santoso, S.Sos, M.Comn, dan Sumarni Bayu Anita, S.Sos, MA. Skripsi ini berjumlah 68 halaman. 2015 merupakan tahun pengesahan skripsi tersebut

Skripsi Analisis Semiotika

ABSTRAK

Haris Widode 2015 Analisis Semiotika Representasi Simbol llluminati Dalam Video Klip a Dragon - Coup D wat dibawah bimbingan Bapak Budi Santoso, S.Sos, M.Comn dan Ibu Sumarni Bayu Anita, S.Sos, MA.

Fenomena Illuminati atau pemuja setan sebenarnya sudah ada sejak lama. Banyak teori konspirasi yang beredar dan menyebutkan bahwa kelompok atau organisasi rahasia ini berperan besar terhadap apa yang terjadi di dunia ini mengontrol dan memanipulasi adalah salah satu tujuan dari kelompok illuminati, salah satu medianya adalah video klip.

Dewasa ini Indonesia sedang hangat hanyatnya virus hallyu atau korean wave, Dalam hal ini ialah howhand Korea. Salah satu penyanyi yang terkenal saat ini yaitu G Dragon. G Dragon yang merupakan leader dari group boyband Big Bang haru-baru ini meluncurkan album solonya yaitu Coup D'etat. Terkait dengan Illuminati, video klip G Dragon ini terselip simbol Illuminati seperti: all seeing ere hoochinked grand hailing sign of distress, dan lain sebagainya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif berdasarkan model semiotik Roland Barthes berupa sistem yang dibagi menjadi denotasi, konotasi, dan mitos, Tentang bagaimana kemanusiaan (humanin) memaknai hal-hal (Thing).

Data dikumpulkan dengan mengamati adegan-adegan dalam rekaman video Coup D'etar dan mengambil adegan-adegan yang dianggap mampu membuktikan simbol Illuminati dalam video klip tersebut. Unsur-unsur dari video klip coup D'etatdimaknai oleh peneliti dan mendapatkan kesimpulan bahwa simbol-simbol yang ditanamkan dalam video klip Coup D'etat dari miliknya G Dragon merepresentasikan simbol Illuminati.

Hal ini merupakan pertanda yang jelas bahwa tujuan dari kaum Illuminati ialah membentuk tatanan dunia baru (the new world order) dengan menggunakan ideologinya sebagai alat menentang kehendak tuhan dan memperbudak manusia.

Kesimpulan

Video Klip G Dragon yang berjudul coup d’etat merupakan vieo klip bertemakan tentang politik. Yang memiliki pesan moral tentang semua hal baik dan buruk perpolitikan di dunia saat ini. Hal ini lah yang membuat video klip ini juga menarik untuk ditonton. Selain pesan moral tentang politknya yang menarik ialah art director dan akting dari G Dragon yang membuat pesan politiknya tersampaikan. Sehingga setiap orang yang menonton video klip ini pasti akan terpukau.

Ternyata selain tentang politik dalam video klip tersebut. Video klip G Dragon yang berjudul Coup d’etat juga menampilkan tanda yang merumuskan ajaran Iluminati. Berdasarkan hasil penelitian dan perumusan masalah. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa dalam 12 tampilan gambar dalam video klip tersebut mempresentasikan simbol Iluminati yang ditanamkan melalui beberapa scene yaitu: all seeing eye yang memaknai sebagai simbol mata Lucifer, Baphoment (setan) yang merupakan dewa bagi kaum Iluminati, grand Hailing sign of Distress sebagai kode meminta pertolongan. Burung elang yang melambangkan dewa matahari dan keagungan spiritual. Dan matahari sebagai dewa setanik.

Definisi Konsepsional dan Operasional

Abstraksi mengenai fenomena yang merumuskan atas generalisasi dari sejumlah karakteristik kejadian dalam keadaan kelompok atau individu tertentu. Definisi konsepsional dalam penelitian ini yaitu:

1.Representasi berasal dari bahasa Inggris, representation, yang berarti gambaran atau penggambaran. Secara sederhana representasi dapat diartikan sebagai gambaran melalui media.

2.Simbol secara etimologis adalah suatu gagasan tentang objek dimana gagasan tersebut mewakili suatu gagasan. Simbol dapat berupa gambar, bentuk, atau benda yang mewakili suatu gagasan.

3.Video klip ialah potongan gambar dan suara yang  dihubungkan ke dalam sajian. Dengan menggunakan teori semiologi Roland Barthes yaitu penanda, pertanda dan mitos. Sebagai landasan dasar yang dibutuhkan untuk membuktikan maksud simbol Illuminati yang terdapat dalam video klip G

Dragon - Comp D'etar. Sedangkan, definisi operasionalnya ialah proses produksi dalam pembuatan video klip:

a. Bahasa Ritme (Irama)

Video klip memiliki irama, apakah slow beat, fast beat, middle beat yang dapat dirasakan dengan ketukan-ketukan kaki untuk memperoleh tempo yang pas.

b. Bahasa Musikalisasi (Instrumen Musik)

Pembuat video klip atau biasa disebut video clipper haruslah mempunyai sebuah wawasan tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan musik baik itu jenis musik, alat musik, bahkan juga profil band.

c. Bahasa Nada

Aransemen nada dalam video klip perlu didiskusikan dengan penata musiknya selanjutnya nada-nada dirasakan dengan hati.

d. Bahasa Lirik

Seorang video clipper dituntut mempunyai sebuah imajinasi visual terhadap lirik dan lagu walaupun tidaklah harus secara verbal. Tidak semua lirik menggunakan kata-kata lugas, tetapi dapat pula ditunjukkan dengan simbol-simbol tertentu untuk mengungkapkan makna.

Keempat Skripsi ini berjudul “Studi Fenomenologi Penggunaan Baso Palembang dalam Konteks Komunikasi Antar Pribadi di Kota Palembang" penulis dari Skripsi ini adalah Kgs Agus Muslim mahasiswa Ilmu Komunikasi. Dosen pembimbing dari Skripsi ini adalah Budi Santoso, S.Sos.M.Comn dan Junaidi, S.Psi, M.Si. skripsi ini sendiri berjumlah 74 halaman dan disahkan pada tahun 2016

Penulis menerangkan di dalam abstrak tentang 'Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah penggunaan baso palembang dalam konteks komunikasi antar pribadi antara orang tua dan anak. Tujuannya adalah untuk mengetahui penggunaan baso palembang, kebudayaan masyarakat terhadap bahasa asli kota palembang yang selama ini digunakan untuk berkomunikasi adalah bahasa sehari-hari melainkan bukan bahasa aslinya yaitu baso palembang. Key informan dalam penelitian ini adalah keluarga kms. Anwar beck yang berdomisili di bukit, kota pelembang. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan baso palembang itu jarang digunakan karena memang banyak orang palembang tidak mengetahui apa itu baso palembang dan baso palembang adalah baso yang ditujukan oleh anak kepada orang tua dan juga sering dipakai untuk acara mengunduh mantu atau lamar melamar."

Skripsi Fenomenologi
Penulis juga menarik kesimpulan yaitu "Berdasarkan uraian tentang data yang terkumpul dan hasil pengelolaan data yang dipaparkan. Maka didapat suatu kesimpulan penelitian yang mengarah kepada penggunaan baso palembang dalam konteks komunikasi antar pribadi antara orang tua dan anak. Hal ini disebabkan bahwa penggunaan baso palembang ini jarang digunakan dan nyaris punah itu karena memang banyak tidak tahu nya masyarakat kota palembang terhadap penggunaan baso palembang yang diketahui orang itu adalah bahasa jawa akan tetapi bahasa jawa itu memang hampir sama dan ada yang tidak sama juga, dulu baso palembang ini banyak ditemukan di daerah masjid agung karena orang yang tinggal di daerah tersebut banyak orang asli palembang yang menggunakan baso tersebut. Dan dahulu baso ini ditujukan kepada anak saat berbicara kepada anak saat berbicara kepada orang tua karena baso palembang ini merupakan bahasa kesopanan yang memang mesti diajarkan terhadap anak agar sopan santun terhadap orang tua saat berbicara, dan baso palembang ini juga banyak ditemukan dahulu saat mengunduh mantu atau acara lamar melamar. Dan karena baso palembang ini jarang digunakan karena masyarakat kota palembang lebih sering menggunakan bahasa sehari-hari atau bahasa palembang melayu'. 

Fokus penelitian (definisi operasional) skripsi Dalam penulisan skripsi ini terdapat variabel tunggal sebagaimana termuat dalam judul skripsi Penggunaan baso palembang dalam konteks komunikasi antar pribadi orang tua dan anak di kota palembang, Dengan indikator teori komunikasi antarpribadi terdapat tiga tingkatan analisis dalam melakukan prediksi, yaitu kultural, sosiologis dan sikologis Dari skripsi ini kita bisa menilai bahwa penulis ingin mempelajari tentang baso atau bahasa palembang lebih dalam lagi dan ingin memperkenalkan kepada orang lain tentang baso palembang ini sebagaimana seperti sekarang ini bahwa baso palembang ini sudah jarang di gunakan sebagaimana sebelumnya banyak dijumpai di sekitar daerah masjid agung palembang

Itu saja analisis dari 4 skripsi mahasiswa ilmu komunikasi dan jgn lupa untuk terus ikutin perkembangan blog saya kemudian berikan kritik dan saran agar blog saya bisa lebih baik kedepanya.


EmoticonEmoticon